Jumat, 09 November 2012

Cara Cepat Membuat Database dan Tabel MySQL [PHPMyAdmin]



Saat ini membuat database MySQL tidak perlu menggunakan cara manual lagi dengan mengetikkan perintah-perintah SQL, karena sekarang sudah banyak tool-tool visual yang membantu kita untuk membuat database dengan mudah dengan cepat, salah satunya adalah tool phpMyAdmin, tool ini merupakan salah satu paket dari PHPTriad, jadi apabila Anda menginstall PHPTriad, maka secara otomatis di komputer Anda sudah terinstall juga phpMyAdminnya.
Langsung saja, mari kita praktekkan membuat database dan tabel di phpMyAdmin, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Buka browser Anda (Internet Explorer), lalu ketikkan pada bagian Address: http://localhost/phpmyadmin/, lalu tekan tombol Enter, maka akan tampil halaman selamat datang dari phpMyAdmin. Lihat gambar 1.
Gambar 1. Halaman selamat datang phpMyAdmin
2. Untuk membuat database, isikan nama database yang akan dibuat pada bagian Create new database, misalnya: bukutamu (tidak boleh ada spasi), lalu klik tombol Create. Lihat lagi gambar 1.
3. Maka akan terbentuk sebuah database dengan nama: bukutamu, Anda bisa melihatnya pada bagian jendela kiri di bawah teks Home. Setelah membuat database, maka langkah selanjutnya adalah membuat tabel di dalam database tersebut dengan cara mengisikan nama tabel dan jumlah field di bagian Create new table on database bukutamu, misalnya Name: tamu dan Fields: 4, lalu klik tombol Go. Lihat gambar 2.
 
Gambar 2. Membuat tabel
4. Kemudian isikan field-field beserta atribut lainnya seperti pada gambar 3.
 
Gambar 3. Mengisikan field-field dan atribut lainnya
5. Setelah selesai, klik tombol Save, maka akan terbentuk sebuah tabel dengan nama: tamu beserta field-field didalamnya. Hasilnya dapat dilihat pada gambar 4.
 
Gambar 4. Tampilan tabel tamu beserta field-fieldnya

Tipe-tipe data yang sering digunakan adalah:
INT, untuk menyatakan data berupa angka.
VARCHAR, untuk menyatakan data berupa karakter atau string (batasnya sampai 255 karakter).
DATE, untuk menyatakan data berupa tanggal.
TIME, untuk menyatakan data berupa waktu.
TEXT, untuk menyatakan data berupa karakter dalam jumlah yang banyak (lebih dari 255 karakter), misalnya untuk isi berita dan pesan.

Tips:
• Sebaiknya gunakan huruf kecil semua dalam memberikan nama database, tabel beserta field-fieldnya. Hal ini akan memudahkan kita nantinya dalam pengolahan data di PHP.
• Sebaiknya sertakan selalu nomor unik atau kunci primer setiap membuat sebuah tabel. Hal ini berguna untuk membedakan antara data yang satu dengan data lainnya.
• Pada tabel tamu yang telah kita buat diatas, kita telah menentukan no_tamu sebagai Primary key (kunci primer) dengan tambahan atribut Extra: auto_increment, artinya no_tamu akan terisi dengan angka yang selalu bertambah secara otomatis (tanpa diisikan secara manual) seiring dengan bertambahnya data.

Cara Mengatasi Flashdisk Write-Protected




 
Pasti akan ribet sekali jika kita memakai Windows 7 tapi tidak bisa operasi copy-paste ke flashdik atau USB storage device yang lain, selalu muncul pesan error write-protected. hal ini juga yang saya alami bebeberapa waktu yang lalu. Sempat berpikir install ulang, tapi hal itu adalah jalan terakhir. Mau tidak mau kalau mau pindah file ke flashdisk aku harus restart ke Ubuntu, dan itu sangat memakan waktu. kalau biasanya tinggal Ctrl C dan Ctrl+V sekarang harus nungu minimal 2 menit hanya sekedar untuk memidah sebuah file dari komputer ke harddisk begitu juga sebaliknya, tanpa banyak bicara lagi langsung saja saya akan kasi tahu bagaimana cara mengatasinya.

Cara yang Pertama
  1. Pertama anda buka regedit (Kalau windows 7 -> start – ketik regedit di search all program, tapi kalau di windows XP klik start -> run -> ketik regedit)
  2. kemudian masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\Current ControlSet\Control\StorageDevicePolice
  3. Perhatikan di panel sebelah kanan, jika ada ada writeprotec, hapus writeprotec tersebut atau bisa juga hapus key StorageDevicePolicies. Kemudian refresh; caranya dengann klik menu view kemudian pilih refresh atau hanya dengan menekan tombol F5)
  4. Kemudian ejeck flashdisk dan silahkan ulangi operasi copy-paste-nya

Cara yang kedua 

  1. Buka Command Prompt Windows dengan cara buka run dan isi dengan cmd dan ketik CHKDSK /F Drive letter: (contoh apabila flashdisk berada di drive G maka chkdsk /f
  2. Setelah selesai, coba untuk membuat folder baru pada Flash Disk tersebut, apabila berhasil, maka folder baru tersebut akan tersimpan di flashdisk walaupun flashdisk tersebut tidak tersambung pada komputer sekalipun. 
  3. Apabila masih gagal, coba ulangi format dengan perintah Format Drive letter: (contoh apabila flashdisk berada di drive G maka format)
  4. Atau dapat dilakukan melalui Computer Management dan lihat volume drive flash disk yang akan diformat, kemudian format. Bila masih error, coba restart komputer.

Cara yang ketiga

  1. Buka windows Explorer, Klik kanan pada Drive Flash disk yang write protected kemudian klik “eject” 
  2. Cabut Flash disk tersebut tanpa Safely remove,
  3. Pasang kembali Flash Disk tersebut.
Apabila Flashdisk masih write protected, ulangi langkah 1-3, (kadang cukup sekali, kadang beberapa kali bahkan puluhan kali lebih).

Apabila cara menghilangkan atau membuka flashdisk yang write protected berhasil, untuk berjaga-jaga silahkan backup isi flashdisk tersebut kemudian format agar dikemudian hari flashdisk tidak mengalami hal seperti ini. Langkah yang pertama biasanya disebabkan dari komputer, langkah kedua dan ketiga biasanya karena memang flashdisk tersebut error.

Apabila dari cara-cara di atas masih belum bisa, maka pakai cara yang paling ampuh, yaitu dengan membeli flashdisk yang baru. Untuk yang media tempat penyimpanan pada SDHC atau microSD mengalami write protected walaupun switch write protected tersebut sudah off, coba untuk menggunakan Card reader yang dapat membuka write protected walaupun dalam kondisi write protected. Pengalaman dari Saya untuk Card reader tersebut ada pada card reader dengan merk mumuksu yang harganya sekitar 45 ribuan. Demikian semoga dapat bermanfaat.
 

Minggu, 04 November 2012

Cara Mengetahui Lama Pemakaian Komputer



Mungkin ada diantara anda yang sering tidak mengecek lama pemakaian komputer anda. Atau sudah berapa lama komputer terpakai. Dengan mengetahui lama pemakaian komputer, bisa membantu kita untuk mengistirahatkan (shutdown) komputer. Agar komputer anda bisa kembali dingin dan mudah-mudahan komputer bisa awet.

Lama waktu pemakaian komputer dihitung mulai dari komputer start (booting) hingga saat anda melakukan pengecekan lama pemkaian.

Untuk mengetahui lama pemakaian komputer, bisa lakukan prosedur berikut:

1. Pada start menu, pilih Start -> Run
    ketik cmd
    Klik tombol OK





2. Akan muncul commad prompt

  

3. Ketik systeminfo
    kemudian tekan enter

  

4. Akan terlihat lama pemakaian komputer
    (dalam contoh ini, lama pemakaian komputer saya adalah 6 jam 47 menit 22 detik)
   
  



 

© 2011 e - Tutorial | by Moeh Fitrah